Om
Swastyastu, Kali ini saya akan berbagi koleksi saya yaitu entang "Teknik
Dokumentasi Dalam Ilmu Perpustakaan". Semoga koleksi saya ini bisa
membantu kalian semua yang membutuhkan. jangan lupa tinggalkan Comment
ya...Suksma...
PERPUSTAKAAN
Perpustakaan
adalah sebuah gedung yang dimana didalamnya berisi koleksi buku-buku yang
difungsikan untuk dibaca oleh masyarakat, baik itu dibaca didalam gedung
perpustakaan, atau pun di pinjam untuk dibawa pulang. Ada banyak jenis-jenis
perpustakaan, ada perpustakaan sekolah yang letaknya di sebuah sekolah (baik
itu SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi), ada perpustakaan daerah yang letaknya
di sebuah kabupaten/kota/provinsi, dan masih banyak lagi. Masyarakat mengasumsikan
perpustakaan berisi buku-buku saja, atau bisa dikatakan dimana ada kumpulan
buku itu disebut perpustakaan. Namun asumsi itu salah, karena tidak semua
kumpulan buku itu disebut perpustakaan. Perpustakaan tidak hanya sebagai
kumpulan buku, tetapi perpustakaan juga berfungsi sebagai sumber atau pusat
informasi bagi penggunanya.
Pengertian Dokumentasi
Dokumen
adalah suatu wadah atau wahana informasi yang disimpan dalam bentuk tertentu
dan kepentingan tertentu. Kegiatan dokumentasi melibatkan kegiatan pengumpulan,
pemeriksaan, pemilihan dokumen sesuai dengan kebutuhan.
Ciri-ciri Dokumen
1.Ciri Fisik
- Berat
- Tebal
- Proses Pembuatan
2. Ciri Intelektual
- Tujuan Dokumen
- Isi Dokumen
- Subjek Dokumen
- Jenis Dokumen
- Pengarang Dokumen
- Sumber Dokumen
- Metode penyebaran
Sifat Dokumentasi
- Tekstual
Dokumen yang dibuat secara tertulis.
Contoh : Buku, Majalah, Koran.
- Nontekstual
Dokumen yang dibuat secara tidak
tertulis. Contoh : Video, Audio, CD.
- Campuran
Dokumen yang dibuat secara tertulis
dan tidak tertulis. Contoh : Sebuah buku tutorial yang dilengkapi dengan CD
yang berisi Video tutorialnya.
Modus Produksi Dokumen
a. Dokumen mentah, yaitu
dokumen yang objeknya dalam bentuk asli seperti sampel lahan, sampel bahan
tambang, sampel fosil, sampel kayu, dan lain-lain.
b. Dokumen manufaktur,
yaitu dokumen buatan manusia yang dapat berupa karya seni, pengetahuan, dan
karya sastra.
Teknik Reprographi
Reprografi
dokumen merupakan suatu cara menanggulangi kerusakan dokumen dengan cara
membuat ulang dan memperbanyak dokumen tersebut.
Pemafaatan Dokumen
Pengelompokan
dokumen ditinjau dari pemanfaatannya dapat dilakukan berdasarkan:
1. Keberkalaan (periode
city), dokumen yang pemanfaatannya memiliki masa berlaku seperti majalah, buku,
jurnal, dan sebagainya.
2. Seri, dokumen yang
pemanfaatannya memiliki urutan atao serial seperti foto, suara, video, dan
dokumen non tekstual lainnya.
Metode Publikasi Dokumen
Metode
pempublikasi dokumen dibagi menjadi 2, yaitu:
1. Konvensional, merupakan
metode yang menggunakan sistem penerbitan seperti buku-buku, majalah, jurnal,
dan lain-lain.
2. Non konvensional,
merupakan metode yang tidak menggunakan system penerbitan seperti
Karakteristik
Intelektual
Karakteristik
intelektual dapat dilihat dari:
a.
tujuan dibentuknya dokumen
b.
isi dari dokumen
c.
asal usul pengarang
d.
tingkat kerahasiaan dokumen
Pemilihan dan Pengadaan
Dokumen
Pemilihan
Dokumen
Pemilihan
dokumen adalah suatu kegiatan intelektual yang mungkit dapat dikatakan kegiatan
yang rumit. Pemilihan dokumen dilakukan sebelum melakukan pengadaan dokumen.
Sebelum memilih dokumen, kita harus melaluka survei dengan teknik yang pertama
adalah menyebarkan catalog yang kita miliki ke pengguna dan yang kedua adalah
penyentangan catalog oleh pengguna sebagai bahan rujukan kita dalam membeli
buku.
Pemilihan
dokumen dilakukan dengan 2 cara, yaitu:
1.
Verifikasi rutin, yaitu pemilihan yang dilakukan dengan mempertimbangkan:
-
Keberadaan
bahan pustaka
-
Bentuk
dokumen
-
Cara
memperoleh (sumbangan / pembelian)
2. Verifikasi
intelektual, yaitu pemilihan dokumen yang dilakukan dengan mempertimbangkan
nilai intrisik dari dokumen.
Kriteria
yang harus diperhatikan dalam melalukan pemilihan dokumen adalah:
-
Sifat
dokumen
-
Asal-usul
dokumen
-
Kebutuhan
-
Harga
-
Bahasa
-
Tahun
terbit
Pengadaan
Dokumen
Pengadaan
dokumen adalah kegiatan teknis yang memerlukan pendekatan yang metodis serta
organisasi yang baik. Pengadaan dokumen bertujuan untuk memperbanyak koleksi
yang ada di perpustakaan. Pengadaan dokumen merupakan prosedur sesudah kegiatan
pemilihan untuk menambah jumlah dokumen.
Kebijakan
pengadaan adalah luaran keputusan resmi yang sudah ditimbang masak-masak oleh
penentuk kebijakan. Pertimbangan dalam kebijakan pengadaan adalah:
1. Anggaran
2. Dokumen yang dibeli
3. Prioritas unit informasi tersebut
4. Struktur hukum unit informasi
5. Tipe pemakai
6. Hubungan dengan unit informasi lain
Proses
pengadaan ada 2 cara, yaitu:
a.
Pembelian, pembelian dilakukan secara langsung dan tidak langsung.
b.
Pengadaan cuma-cuma, dilakukan dengan 2 cara, yaitu:
1. Pertukaran, syarat pertukaran:
a). Dokumen lebih dari 1.
b). Kurang bermanfaatnya dokumen
tersebut.
2. Sumbangan
a). Menerima dari sumbangan pemerintah
b). Meminta dari perbit
Kendala
dalam pengadaan:
1.
Dana
2.
Keterbatasan material
3.
Keterbatasan bahasa
Prosedur
pengadaan:
1.
Judul
2.
Pengarang
3.
Penerbit
4.
Tahun terbit
5.
ISBN ( International Standard Book Number )
6.
ISSN ( International Standard Serial Number )
Penyimpanan Dokumen
Dalam
bahasa Inggris penyimpanan (storage) berarti pekerjaan, penataan, pemeliharaan,
dan pendayagunaan dokumen. Penyimpanan dokumen bertujuan untuk menginvestasi
financial dn intelektual untuk keperluan informasi, penjajaran, penelitian, dan
keperluan lainnya. Penyimpanan dokumen dapat berupa kegiatan penentuan bentuk
simpanan, sistem penjajaran, besarnya ruang, perlengkapan yang tersedia, serta
persyaratan menyimpanan. Bentuk penyimpanan dokumen dapat berupa dalam bentuk
aslinya maupun tidak dalam bentuk aslinya.
Dalam
penyimpanan dokumen terdapat system penjajaran. System penjajaran merupakan
penyusunan dokumen menurut urutan tertentu berdasarkan aturan yang telah
ditetapkan dengan tujuan mempermudan menemukan kembali (retrievar).
Kegunaan
dari system penjajaran antara lain:
1.
Agar koleksi dapat digunakan dengan cepat.
2.
Untuk menentukan lokasi dokumen pada tempat tertentu.
3.
Penambahan dokumen tanpa mengganggu dokumen lain.
4.
Deteksi salah tempat dapat mudah ditemukan.
5.
Pelestarian dokumen.
Bentuk
dari system penjajaran dalam bentuk buku antara lain, yaitu horizontal
(ditumpuk perbuku), vertical (punggung buku menghadap keatas), dan tegak lurus
(punggung buku terlihat dari samping). Secara keseluruhan bentuk dari system
penjajaran anatara lain:
1.
Numerik, yaitu penjajaran dengan menggunakan nomor.
2.
Sistemik, yaitu penjajaran dengan menggunakan klasifikasi.
3.
Kombinasi, yaitu penggabungan antara numeric dan sistemik.
Daftar Pustaka
Basuki,
Sulistyo. 1993. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Buku
Catatan Pribadi.
No comments:
Post a Comment